fbpx
Melestarikan Permainan Dan Lagu Tradisional Sebagai Media Pembentukan Karakter

Budaya Jawa memiliki kekayaaan ragam, keliru satunya adalah lagu tradisional dan permainan tradisional Jawa. Seiring bersama pertumbuhan jaman, lagu dan permainan tradsional Jawa tambah jarang dimainkan apalagi telah mampu dikatakan tergerus oleh pertumbuhan jaman. Anak-anak lebih sering menyanyikan lagu-lagu orang dewasa dan permainan-permainan modern. Lagu tradisional Jawa melukiskan ekspresi perasaan, aspirasi analisis ataupun nuansa psikologis yang selamanya mampu diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari mengikuti pertumbuhan jaman. Lagu tradisional jawa atau yang sering dikenal bersama lagu dolanan anak-anak memiliki nilai budaya dan pekerti yang sangat luhur. Begitu pula yang terdapat di dalam permainan tradisional Jawa. Lagu dan permainan tradisional Jawa mampu diberikan kepada anak-anak sejak usia dini sebab pada usia dini merupakan tahapan ideal di dalam pembentukan karakter.

Sebagai contoh, permainan jamuran. Permainan selanjutnya termasuk memiliki lagu waktu memainkannya. Permainannya dan lagunya memiliki arti positif di dalam kehidupan. Mungkin pembaca dulu memainkan permainan jaranan pada era kecil sambil menyanyikan lagu tradisional sebagai selanjutnya :

 

Jaranan-jaranan… jarane jaran teji

(Berkuda, berkuda, kudanya tinggi besar)

sing nunggang Ndara bei, sing ngiring para abdi

(yang menaiki Tuan Besar, yang mengiring para abdi)

jeg jeg nong..jeg jeg gung, jrek ejrek turut lurung

(Jeg-jeg nong, jeg-jeg gung, prok prok menyusuri jalanan)

gedebug krincing gedebug krincing, prok prok gedebug jedher

(Gedebug krincing gedebug krincing, prok prok gedebug jedher)

 

Permainan jaranan telah sangat jarang dimainkan anak-anak, tapi lagunya masih sering mampu didengarkan sebab masih sering diputar. Permainan jaranan yang pada intinya memainkan kuda-kudaan dari anyaman bambu yang di lebih dari satu daerah sekarang bahannya terbuat dari plastik. Saat memainkan tidak sendirian, terdapat lebih dari satu anak yang secara bersamaan bermain, jalankan gerakan seperti menaiki kuda, bergerak ke kanan, ke kiri secara serasi cocok bersama iringan lagu. Di lebih dari satu daerah dimodifikasi bersama tersedia anak-anak yang menaiki kuda-kudaan dan tersedia anak yang menjadi pengiring sebagai lambang seorang abdi.

Permainan dan lagu tradisional jaranan mengajarkan nilai luhur untuk menghargai dan bersikap santun kepada orangtua, ataupun orang-orang yang seharusnya dihormati. Permainan dan lagu tradisional jaranan termasuk mengajarkan menanamkan kasih sayang, kepedulian, dan kerja sama bersama orang lain. Syair di dalam lagu selanjutnya menyiratkan pesan bakal pentingnya kebersamaan, sebab pada dasarnya manusia itu saling memerlukan sebagai mahluk individu dan sosial. Selain umpama permainan jaranan, masih terdapat lebih dari satu permainan dan lagu tradisional yang memiliki muatan positif pada lain jamuran, dakon, bethet thing thong, gotri, ta’patung, atau cublak-cublak suweng, dan lainnya.

Sebagai generasi pewaris nilai budaya, orangtua memiliki tanggungjawab melestarikan pemainan dan lagu tradisional sekaligus sebagai tempat pembentukan karakter. Mengapa demikian, anak-anak tidak memainkan permainan tradisional keliru satunya sebab orangtua tidak mengajarkannya. Saat ini orangtua telah jadi memainkan permainan-permainan tradisional tidak modern, orangtua menilai budaya asing lebih baik dan menjadi kebanggaan dibandingkan budaya sendiri. Salah satu indikasi yang paling menonjol adalah style permainan yang dikenalkan orangtua kepada anak berbasis budaya asing, yang terkecuali barangkali tidak sudi dikatakan orangtua yang terobsesi bersama budaya asing, dan orangtua lebih bangga anaknya manfaatkan bahasa asing dibandingkan bahasa daerah atau bahasa Indonesia. Permainan tradisional yang dimainkan anak-anak mampu memberi identitas budayanya.

Anda bisa mendapatkan mainan edukasi di :

Raja Unik Edukasi

Jalan HOS Cokroaminoto 199 Kediri

(Timur Raja Unik Kediri Pas)

Untuk info dan pemesanan bisa menghubungi cs kami sahabat
082337625210
WA : https://goo.gl/5gwLkN

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapat di Temukan