fbpx
Indonesia Kaya Permainan Tradisional

Pentingnya Permainan Tradisional

Indonesia negeri yang kaya, sentuhan-sentuhan kreatif lokalnya tidak hanya tercermin dalam berbagai kerajinan, tetapi juga tervisualisasi dalam budaya sosial. Jika proses satu per satu mengenai kultur permainan tradisional, permainan-permainan itu memiliki arti yang dalam. Tidak hanya pada efek sosialisasi, tetapi juga cetusan euforia cinta. Rasa cinta dari orang tua, cinta kepada lingkungan, dan tempat kepada teman.

Sebagai cetusan cinta atau ungkapan kasih sayang, permainan tradisional terasa mengalir sehingga tanpa bantuan alat pun sentuhan itu muncul. Seperti yang diketahui, sentuhan-sentuhan ikhlas mampu merangsang ribuan impuls saraf menjadi aktif. Dalam permainan ancung-ancung misalnya, terdapat gerakan orang tua mengayun-ayun anak dengan kaki sambil menyanyi ancung-ancung. Selain itu, embek-embekan, dalam permainan ini orang tua menjadi kambing dan anak menungganginya.

Keragaman Indonesia begitu luas hingga permainan tradisional pun bercabang luar biasa. Boleh jadi suatu saat permainan-permainan tradisional ini akan diadopsi ke dalam permainan virtual. Akan tetapi, apakah efek positif yang di timbulkan bisa sama? Tentu tidak! Dalam permainan patung-patungan atau putri salju, di akhir permainannya ada sesi menjadi patung, tidak boleh tertawa atau bahkan tersenyum. Bayangkan bagaimana rasanya mengganggu seseorang hingga  mau tertawa?Rasa kedekatan dan persahabatan seperti itu tidak dapat diadopsi dalam permainan virtual.

Permainan yang unggul

Manusia tidak bisa membendung teknologi, bagaimanapun teknologi diperlukan untuk membantu kehidupan manusia, yang menjadi kewajiban ialah menyeimbangkannya hingga efek samping kemajuan teknologi dapat diperkecil. Orang tua memegang pernan penting dalam keseimbangan itu, terutama yang berkaitan dengan permainan tradisional. Orang tua yang sedikit banyak punya andil menyajikan permainan-permainan modern maka sangat bijak untuk memperbolehkan anak piawai menggunakan permainan-permainan modern. Akan tetapi, bagaimana caranya agar anak tetap tertarik bersosialisasi dengan perasaan gembira?untuk itulah permainan tradisional perlu diperkenalkan kembali pada anak-anak.

Diperlukan juga regenerasi dan revisualisasi pada permainan tradisional karena pembaruan membuatnya menarik dan mudah diterima. Modifikasi diharapkan dapat menjembatani pernedaan kepentingan dan beban antara anak zaman komputer dan zaman jamuran. Oleh karena itu, permainan zaman jamuran pun bisa diterima oleh anak zaman komputer.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *